0812 9055 9055
0812 9055 9055
0812 9055 9055
5E7A 0F63

0812 9055 9055, Apa aja gejala atau tanda tanda MENTAL BLOCK?

Sunday, September 4th 2016. | Uncategorized

Sambungan artikel yang tadi pagi?
GEJALA-GEJALA MENTAL BLOCK :
SUKA MENGELUH

Bagi orang yang terkena mental block biasanya memiliki indikasi sering mengeluh atau menggerutu atas apa saja yang terjadi baik pada dirinya, orang lain, maupun lingkungan tanpa adanya solusi positif dan langkah konkrit dalam perbuatan menuju perbaikan. Contohnya ketika anda diberi pekerjaan tambahan oleh atasan lalu anda berkomentar (dalam hati atau mulut) “Aduh….yang ini saja belum selesai, sekarang malah dikasih kerjaan lagi”.
MEMILIKI VIRUS PERUSAK

Virus-virus perusak diantaranya :
a) Blame (Menyalahkan)
Virus blame biasanya menyerang pada dua sisi yang berbeda yaitu :
?Internal (diri pribadi)
Orang yang terkena virus blame internal, dia selalu saja menyalahkan dirinya pribadi atas segala hal kegagalan yang berkaitan dengan dirinya, tanpa adanya suatu penilaian yang sehat. Efek dari virus ini adalah orang tersebut akan menjadi pribadi yang minder dan serba ketakutan untuk melangkah karena selalu saja menyalahkan dirinya tanpa melihat faktor dari eksternal.
?Eksternal (lingkungan)
Orang yang terkena virus ini biasanya sering menyalahkan orang lain, lingkungan, sistem dan sebagainya sehingga menyebabkan dirinya gagal untuk mencapai sesuatu. Dia selalu saja mencari kambing hitam dan merasa dirinya sama sekali tidak memiliki andil dalam kegagalan yang terjadi, bahasa kerennya “nak bener dewek”.
b) Excuse (Beralasan)
Bagi orang yang terkena virus ini, biasanya tidak berani mengakui kelemahan yang dimiliki atau kesalahan yang diperbuatnya sehingga orang tersebut selalu saja menghindar setiap dimintai pertanggungjawaban atas apa yang diperbuatnya. Untuk menutupi kesalahannya, biasanya dia selalu menyerang balik kepada orang yang menuduhnya atau bahkan melemparkan kesalahan kepada orang lain yang tidak tahu apa-apa. Ucapan yang sering dikeluarkan saat menyangkal diantaranya seperti “bukan saya kok”, “bukan salah saya”,”bukan saya yang berbuat, tetapi dia”.
c) Justified (Pembenaran)
Virus ini dapat dibagi menjadi dua jika dilihat dari subjeknya yaitu pembenaran ranah internal dan eksternal.
?Internal
Biasanya orang ini akan melakukan pembenaran pada dirinya, perkataan yang diucapkannya biasanya seperti ini “ya jelas saja saya sulit untuk bisa kaya, saya kan miskin pengalaman, modal tipis banget dan tidak punya koneksi lagi, jadi wajar dong gagal”
? Eksternal
Pada wilayah eksternal ini yang menjadi pembenaran adalah kondisi orang lain atau para pesaing dia. Perkataan yang sering dilontarkan biasanya seperti “pantesan..”, “maklumlah..”, “terang saja dia bisa kaya, dia anak orang kaya”
d) Prestige (Gengsi)
Gengsi dapat tercipta akibat perhargaan terhadap diri sendiri yang berlebih dan tidak dapat menempatkannya secara tepat dan proposional karena merasa dirinya lebih tinggi nilainya daripada apa yang sedang dihadapinya.
e) Lazy (Malas)
Orang yang terkena virus ini cenderung untuk suka menunda-nunda pekerjaan dan rencana tindakan yang sudah ditetapkan. Menganggap masih ada banyak waktu untuk pekerjaannya. Akibatnya sering kali tidak pernah memulai ataupun sudah terlambat ketika kita sadar. Perkataan yang paling sering dilontarkan “nanti sajalah”, “iya sebentar lagi”, “nanti saya akan kerjakan”.
f) Afraid (Takut)
Afraid yaitu virus yang biasanya timbul akibat trauma atas masa lalu yang pernah dihadapi baik mengalami secara langsung atau tidak langsung. Secara langsung berarti mengalami sendiri kejadian yang membuat dirinya menjadi takut untuk mengalaminya. Sedangkan yang tidak langsung seperti menyaksikan, mendengar cerita, atau membaca hal-hal yang terjadi pada orang lain yang pada akhirnya membuat takut. Virus ini penyebab penyakit mental block yang paling banyak diderita.
Macam-macam takut :
?Takut gagal atau salah
Yang harus anda lakukan untuk mengatasi perasaan takut gagal atau salah adalah dengan berbuat saja dahulu. Mengenai hasil, itu urusan belakang. Ambil saja hikmahnya jika gagal atau salah bukankah dengan kegagalan atau kesalahan membuat kita menjadi lebih banyak belajar dan mengetahui.
?Takut kalah
Kalah menang adalah sesuatu hal yang wajar dalam pertandingan atau kompetisi. Yang kita bisa lakukan adalah melakukan persiapan sebaik mungkin dengan berlatih dan terus berlatih. Memperbaiki setiap kesalahan yang terjadi dalam latihan. Pada hari H, tidak usah takut, maju terus dan kalahkan lawan. Tidak usah khawatir karena analisis pada kertas belum tentu sama dengan apa yang terjadi di lapangan. Yang bisa anda lakukan pada saat ini adalah bertandinglah sebaik mungkin dan jangan menyerah hingga pertandingan usai.
?Takut dicemooh
Saat saya masih belajar di bangku sekolah atau kuliah, kebanyakan dari siswa/mahasiswa tidak berani atau tidak mau untuk maju kedepan untuk mengerjakan sesuatu atau melakukan sesuatu. Ketidakmauan tersebut biasanya bukan karena tidak bisa melainkan mereka takut dicemooh baik karena mereka maju apalagi gagal atau salah. Peristiwa tersebut dapat menjadi suatu peristiwa yang sangat memalukan bagi mereka. Akibatnya, mereka menjadi orang yang tidak mau mengambil tanggungjawab dan berprestasi.
?Takut tak dihargai
Berbuat saja dulu yang terbaik, masalah dihargai atau tidak dihargai itu soal belakangan. Jika anda sudah melakukan yang terbaik dan ada orang yang tidak menghargai hasil karya anda, yang pertama yang anda lakukan adalah jadikan itu bahan masukan untuk karya berikut atau revisi atas karya yang tidak dihargainya itu dan yang kedua anda biarkan saja karena bisa jadi dia tidak menghargai sebab dia melihat dari sudut pandang yang berbeda dari anda. Toh juga anda tidak akan bisa memuaskan setiap orang dengan berbagai keunikan yang mereka miliki bukan ?
Yang penting bagi anda adalah berbuat yang terbaik yang anda bisa meskipun anda tidak mendapatkan penghargaan sebagai yang terbaik dari siapa pun atau dari mana pun, dan anda selalu berusaha untuk menuju yang terbaik selama yang anda bisa, oke!!
g) Waiting (Menunggu)
Meskipun kita diharuskan untuk menunggu karena hanyalah itu yang bisa dilakukan maka lakukanlah aktivitas lainnya yang mengarah pada pencapaian sasaran. Jangan buat waktu berlalu begitu saja tanpa ada perbuatan yang berarti. Karena memang hidup itu terlalu singkat dan dipersingkat lagi aktivitas yang sia-sia. Mumpung semangat dalam jiwa masih membara, mumpung masih ada kesempatan waktu yang tersedia, mumpung ide-ide belum terhapus oleh aktivitas lainnya. Lakukan apa yang kita bisa. Mulailah dari yang ada karena yang ada lebih dari cukup untuk memulai dan bergerak. Selama kita bersyukur dan ikhlas menerima dan menjalaninya maka kebahagiaanlah yang pantas untuk kita terima.
h) Unconfident (Tidak PD)
Ketidakpercayaan diri atas kemampuan atau potensi yang dimiliki merupakan virus yang menjadikan seseorang ragu-ragu untuk melangkah atau mengambil keputusan. Padahal itu hanya dapat membuatnya tetap berada di titik nol atau bahkan mundur. Kalimat-kalimat yang biasa di katatakan “saya kan cuma seorang…”, “saya kan hanya”, “sepertinya saya tidak pantas atau layak untuk”, “tidak ah, saya kan” dan sebagainya. Kalimat-kalimat tersebut cenderung untuk menghindar setiap dihadapkan pada peluang atau kesempatan yang kemungkinan besar dapat meningkatkan karier atau meraih apa yang diinginkannya selama ini. Tetapi karena tidak PD yang begitu besar menghinggapinya, membuat dia tidak berani maju menghadapainya dengan gagah berani. Padahal asumsi-asumsi negatif yang mengiangi pikirannya belum tentu benar terjadi. Bisa jadi yang terjadi sesuai bahkan melebihi apa yang diharapkannya. Yang penting adalah maju saja dahulu coba saja menghadapinya dengan berani.
i) Bad Suspicion (Buruk Sangka)
Orang yang terkena virus ini, akan selalu memandang segala hal dengan nada pesimistis. Sulit baginya bisa memandang dari sudut optimisme atau positif. Selalu saja baginya, apa pun itu, tidak ada peluang atau kemungkinan untuk berhasil. Efek dari virus ini terhadap orang lain adalah tercipta sikap saling bermusuhan karena orang yang berburuk sangka suka menginformasikan sangkanya itu terhadap orang lain.
KONFLIK BATIN

Jadi jika ada orang yang terkena penyakit mental block akibat virus-virus perusak adalah karena dia membawa asumsi-asumsi negatif yang terakumulasi di alam pikiran ke alam nyata yang pada akhirnya tidak bisa membedakan antara keduanya. Akibatnya, akan terdapat konflik atau pertentangan kepentingan dalam dirinya atas stimulus yang terjadi yang berhubungan langsung atau tidak langsung dengan dirinya.
TIDAK ADA PERUBAHAN KEHIDUPAN

Jika anda merasa bahwa kehidupan anda begini-begini saja. Tidak ada perubahan yang cukup berarti dalam kehidupan. Bahkan lebih cenderung stagnan. Jika dibandingkan dengan orang lain yang startnya sama dengan anda, anda termasuk orang yang tertinggal jauh. Hingga anda berpendapat semakin sulit saja untuk dikejar.
TIDAK MAU AMBIL RESIKO

Gejala berikutnya adalah tidak mau ambil resiko, orang yang memiliki gejala ini, meskipun punya tujuan dan rencana tapi tidak mau ambil resiko. Hal ini terjadi karena dia tidak mau mendapatkan sisi negatif atas konsekuensi yang mesti dia tanggung.

………………………………………..

#Bersambung
Tunggu sambungannya besok pagi ya. ?
Bunda mau istirahat dulu ya?
Besok kita bahas tentang : 

PENYEBAB MENTAL BLOCK

Artikel lain 0812 9055 9055, Apa aja gejala atau tanda tanda MENTAL BLOCK?